Salah satu sesi dalam kegiatan Mentoring dan Supervisi SR PKBI Papua kepada IU tanggal 29 Mei – 2 Juni 2017 di Jayapura – dok. yapkema

Nabire, Yapkema (6/6) –  Sebanyak 4,378 kondom sudah berhasil dibagikan oleh Yapkema sejak 2 Juli 2016 (Semester 2) hingga April 2017, masing-masing 2,922 di tahun 2016 dan 1,456  hingga Semester 3 di tahun 2017.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari program penjangkauan untuk pencegahan HIV-AIDS melalui transmisi seksual pada Wanita Pekerja Seks (WPS). Selain pembagian kondom juga dilakukan tes HIV, penerimaan hasil, hingga pengobatan.

Target penjangkauan WPS untuk pencegahan HIV-AIDS  melalui transmisi seksual pada WPS yang telah dilakukan Yapkema di Semester 2 (Juli-Desember 2016) mencapai 113 persen dan di Semester 3 (Januari-April 2017) mencapai 100%.

Sementara prosesntase capaian tes periode Juli-Desember 2016 juga melampaui target hingga 171%. Demikian pula pada periode Januari-Mei 2017, prosentase capaian tes melebihi target hingga 124%.

Target pencapaian tersebut dipaparkan Yapkema pada acara pertemuan Suvervisi Bersama antara 11 Unit Pelaksana program dengan SR Nasional yang dilakukan di Jayapura, 29 Mei sampai 3 Juni 2017.

Selama ini untuk kesuksesan program tersebut, beberapa strategi yang dilakukan unit-unit pelaksana seperti memperluas wilayah penjangkauan dan menambah jumlah hotspot baru untuk mendapatkan jangkauan baru.Termasuk penguatan jejaring kerjasama dengan pihak layanan kesehatan dan pihak terkait lainnya, peningkatan koordinasi dengan KPAK, hingga merujuk kembali WPS yang hasil tes HIV pada semester sebelumnya negatif (non reactive).

Namun demikian demi meningkatkan kuantitas dan kualitas capaian, maka penguatan kapasitas kepada lembaga unit pelaksana, pemimpin sebaya (Peer Leader), petugas lapangan dan pendidik sebaya (Peer Educator) perlu terus ditingkatkan, selain terobosan-terobosan cara guna mengatasi kendala-kendala lainnya yang dihadapi unit pelaksana.

Perwakilan Yapkema (dua ditengah) bersama peserta dari Maluku di sela-sela pertemuan Supervisi Bersama penjangkauan WPS di Jayapura 29 Mei-2 Juni 2017 – dok. Yapkema

Temuan  dan tindak lanjut Yapkema

Selama ini beberapa kendala yang ditemukan Yapkema selama melaksanakan proses penjangkauan WPS sejak tahun 2016 adalah tingkat mobilitas WPS yang cukup tinggi, adanya WPS yang dilokalisir oleh institusi/oknum negara tertentu yang menyulitkan penjangkauan, rencana tindak lanjut dari pertemuan para pihak yang tidak bisa dijalankan, serta belum adanya Pokja PMTS (Pencegahan Melalui Transmisi Seksual).

Ditengah berbagai kendala itu, Yapkema akan tetap melanjutkan pekerjaan penjangkauan ini hingga Desember 2017.

Beberapa langkah tindak lanjut adalah meneruskan penjangkauan WPS dan pelanggannya, pengecekan stok kondom di WPS, pendampingan dan kontrol minum obat ARV kepada WPS yang positif HIV, memberikan rujukan bagi WPS yang bersedia melakukan tes, tetap melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat, KPA, dan melanjutkan pelatihan pendidik sebaya dan pemimpin sebaya.(*)

 

Share

No Comment

Comments are closed.