Kegiatan Mentoring dan Supervisi SR PKBI Papua kepada IU tanggal 29 Mei – 2 Juni 2017 di Jayapura – dok. yapkema

Nabire, Yapkema (5/6) – Guna mempercepat perluasan pencapaian program Pencegahan HIV-AIDS  melalui transmisi seksual pada Wanita Pekerja Seks (WPS), perwakilan 11 lembaga Unit Pelaksana (Implementing Unit/IU) di Region Papua dan Maluku (Region 4) diundang dalam pertemuan supervisi bersama yang dilakukan di Jayapura, 29 Mei sampai 3 Juni 2017.

Dua orang perwakilan Yapkema berkesempatan turut hadir untuk berbagi evaluasi dan kiat-kiat pencapaian program yang efektif berjalan sejak bulan Juni 2016 itu.

Bertumpu pada empat (4) komponen yang dijalankan oleh masing-masing unit pelaksana, indikator hasil paling utama dari program pencegahan transmisi tersebut adalah jumlah WPS yang melakukan tes dan ambil hasil menjadi meningkat.

Empat pilar yang dimaksud adalah intervensi struktural dengan mendorong peran positif pemangku kepentingan melalui  berbagai mekanisme dan tingkat pertemuan; komunikasi perubahan perilaku dengan melakukan penjangkauan agar penggunaan kondom konsisten dan kesadaran untuk tes HIV dan terima hasil meningkat; manajemen logistik kondom yaitu dengan menjamin ketersedian kondom dan lubrikan yang mudah diakses. Komponen berikutnya adalah Tatalaksana IMS, agar WPS yang telah dijangkau dan melakukan tes HIV sekaligus pemeriksaan IMS secara rutin.

Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) sebagai SR Nasional bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan pelaksanaan program di 12 kabupaten/kota di Region 4 (Papua, Papua Barat dan Maluku), didukung oleh New Funding Model Global Fund (NFM GF).

Untuk melaksanakan program ini SR PKBI Papua bekerjasama dengan11 lembaga mitra lokal  sebagai unit pelaksana (Implementing Unit/IU). Yapkema termasuk lembaga mitra unit pelaksana di Paniai. Kesepuluh mitra lainnya adalah Yayasan Pelangi Maluku (YPM),  Yasobat Fakfak, pt.PS Manokwari, Yayasan Papua Lestari (Yapari) Sorong, Klasis GPIP Merauke, Yukemdi Wamena, Primari Nabire, Forum Pemuda Peduli AIDS (FPPA) Mimika, Yayasan Harapan Ibu (YHI) Papua dan Yayasan Noken (Yakenpa) Papua Jayapura.

Salah satu sesi dalam kegiatan Mentoring dan Supervisi SR PKBI Papua kepada IU tanggal 29 Mei – 2 Juni 2017 di Jayapura – dok. yapkema

Target capaian

Di dalam kegiatan yang berlangsung efektif selama empat hari tersebut Ance Boma mewakili Yapkema, mempresentasikan capaian program pada periode Semester 2 dan Semester 3.

Menurut Ance, seluruh target yang telah ditetapkan berhasil dicapai, bahkan terlampaui, termasuk target capaian tes. Hal tersebut menjadi kebanggan tersendiri bagi Yapkema sekaligus modal untuk mengatasi kendala-kendala yang cukut berat di lapangan.

Berdasarkan data manual yang diperoleh dari laporan IU, total capaian target penjangkauan WPS pada periode kuartal  5 (Januari-Maret 2017) mencapai 110%, sementara total capaian target WPS yang dirujuk tes HIV dan terima hasil  mencapai 104%. 

Capaian tersebut memang melebihi 100% dari target kuartal  5, namun bila diperhitunngkan berdasarkan target semester maka capaian penjangkauan WPS periode semester 3 mencapai 55% dan capaian dirujuk dan menerima hasil tes HIV sebanyak 52%. 

Mengacu  pada hasil capaian tersebut, minimal masih sebesar 43% target penjangkauan WPS, dan 46% dari target rujukan dan terima hasil tes masih harus dicapai di tahun 2017. (*)

Share

No Comment

Comments are closed.